Ketua KONI Banten Turun Langsung Cek Venue Porprov VII, Semua Masalah Diminta Segera Diselesaikan

KONI, TANGERANG SELATAN – Ketua KONI Provinsi Banten Agus Rasyid turun langsung memantau kesiapan venue yang akan digunakan dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Banten 2026 di Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Rabu (2/9/2026).
Monitoring venue tersebut merupakan hari kedua rangkaian visitasi yang dilakukan KONI Banten bersama tim Panitia Pengawas (Panwas) Porprov VII Banten.
Pengecekan dilakukan untuk memastikan kesiapan lokasi pertandingan sekaligus mengidentifikasi berbagai hal yang masih perlu diperbaiki sebelum pelaksanaan Porprov VII Banten pada November 2026.
Dalam kesempatan tersebut, Agus meminta seluruh pihak tidak membiarkan persoalan yang muncul dalam persiapan Porprov berlarut-larut.
Menurutnya, dinamika dalam penyelenggaraan event olahraga berskala besar merupakan hal yang wajar, namun harus diselesaikan melalui komunikasi dan koordinasi yang baik.
“Meski beberapa terjadi dinamika itu hal yang biasa. Semua bisa dikomunikasikan dengan baik,” kata Agus dalam sambutannya.
Ia menegaskan, visitasi venue menjadi bagian penting dalam persiapan Porprov VII Banten.
Dari hasil pengecekan tersebut, KONI Banten bersama Technical Delegate (TD) dan KONI kabupaten/kota dapat melihat secara langsung sejauh mana kesiapan masing-masing lokasi pertandingan.
“Pelaksanaan visitasi ini menjadi dasar nanti ketika cabor ini digelar, berapa persen yang sudah tersedia,” ujarnya.
Agus menjelaskan, hasil monitoring nantinya akan menjadi bahan evaluasi untuk menentukan kelayakan venue yang akan digunakan dalam pertandingan.
Penilaian tersebut mencakup venue yang dinilai layak, masih membutuhkan perbaikan, hingga venue yang belum dapat digunakan.
“Nanti kita akan evaluasi apakah layak, tidak layak, dan tidak layak sama sekali,” katanya.
Mantan Komisaris Besar Polisi itu juga menyampaikan apresiasi kepada panitia, pemerintah daerah selaku tuan rumah, serta seluruh pihak yang telah mendukung rangkaian persiapan Porprov VII Banten.
“Saya ucapkan terima kasih atas kinerja hari ini, hari kedua dalam rangka visit terhadap venue yang akan digunakan dalam Porprov Banten,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Pengawas Porprov VII Banten pada KONI Banten, Roni Alfanto, mengatakan monitoring venue menjadi bagian penting dari persiapan menuju pelaksanaan Porprov VII Banten yang dijadwalkan berlangsung November mendatang.
Menurut Roni, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memastikan kesiapan venue sekaligus memperkuat koordinasi antara KONI Banten, panitia pelaksana, pemerintah daerah, serta KONI kabupaten/kota.
“Momen yang sangat baik dalam rangka persiapan Porprov Banten,” tuturnya.
Roni menegaskan, KONI Banten serius memastikan seluruh rangkaian persiapan berjalan dengan baik.
Hal itu salah satunya ditunjukkan dengan turunnya langsung tim monitoring ke sejumlah venue, termasuk dengan kehadiran Ketua KONI Banten.
“Harus berjalan dengan sukses. Kami menunjukkan KONI Banten serius hari ini, dan langsung dimonitor oleh Ketua KONI Banten,” ungkapnya.
Dalam monitoring tersebut, tim dibagi menjadi tiga kelompok untuk mengecek sejumlah lokasi pertandingan.
Pembagian tim dilakukan agar proses visitasi dapat berjalan lebih efektif dan seluruh venue yang menjadi sasaran monitoring dapat diperiksa.
Roni menambahkan, apabila ditemukan fasilitas atau bagian venue yang masih membutuhkan perbaikan, persoalan tersebut dapat langsung dikomunikasikan dengan panitia dan pihak terkait.
Dengan begitu, perbaikan dapat dilakukan sebelum pertandingan dimulai.
“Kami membuka evaluasi dan perbaikan dari tim visitasi, sehingga Porprov ini berjalan dan tertib,” ujarnya.
Di tempat yang sama, Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Disporapar Kota Tangerang Selatan, Riskiyanto, menyambut kedatangan tim monitoring KONI Banten dan Panwas Porprov VII Banten.
“Kami mengucapkan selamat datang kepada Panwas dan KONI Banten dan perwakilan kabupaten kota,” ujarnya.
Riskiyanto mengatakan, monitoring venue sangat penting bagi pihaknya karena hasil visitasi dapat menjadi bahan evaluasi untuk mempersiapkan lokasi pertandingan agar lebih optimal saat Porprov VII Banten berlangsung.
“Kegiatan ini sangat penting bagi kami, karena ini sebagai bahan evaluasi bagi kami, agar terlaksanakan Porprov Banten November mendatang,” pungkasnya.
Melalui monitoring tersebut, seluruh pihak diharapkan dapat memperkuat sinergitas, koordinasi, dan komunikasi dalam mempersiapkan Porprov VII Banten.
Roni berharap kegiatan visitasi tidak hanya menjadi agenda pemeriksaan venue, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkuat kerja sama antara KONI Banten dengan pemerintah dan KONI kabupaten/kota se-Provinsi Banten.
“Kami berharap hal ini bisa memperkuat koordinasi dengan KONI Banten bersama Kota Tangsel,” tandasnya. (HUMAS)

Scroll to Top