KONI, TANGERANG SELATAN – Sebanyak 60 venue atau tempat pertandingan disiapkan untuk pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Banten yang akan digelar pada November 2026.
Dari jumlah tersebut, 30 venue mulai dimonitor oleh KONI Banten bersama perwakilan KONI kabupaten/kota se-Banten pada Selasa (1/9/2026).
Monitoring dilakukan untuk memastikan kesiapan dan kelayakan tempat pertandingan yang akan digunakan selama pelaksanaan Porprov VII Banten.
Tim KONI Banten dan perwakilan kabupaten/kota dibagi menjadi tiga kelompok untuk meninjau venue yang tersebar di sejumlah titik di Kota Tangerang Selatan.
Kegiatan tersebut turut didampingi oleh tuan rumah, Pemerintah Kota Tangerang Selatan melalui jajaran terkait.
Hadir dalam kegiatan monitoring tersebut Wakil Ketua KONI Banten I Abdul Salam Salim, Wakil Ketua KONI Banten II Delpion Saputra, serta Wakil Ketua KONI Banten IV Deni Arisandi.
Sekretaris Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Disporapar) Kota Tangerang Selatan, Saidun, menyampaikan selamat datang kepada seluruh tim dari KONI Banten dan perwakilan kabupaten/kota yang datang untuk melakukan pengecekan venue.
Menurutnya, monitoring menjadi bagian penting dalam memastikan seluruh lokasi pertandingan siap digunakan saat Porprov VII Banten berlangsung.
“Semua nanti akan melihat venue-venue yang ada di Kota Tangsel untuk disiapkan dalam kegiatan Porprov Banten,” kata Saidun saat memberikan sambutan.
Ia juga meminta seluruh tim yang melakukan pengecekan untuk berkomunikasi dengan pengurus maupun panitia di Kota Tangerang Selatan apabila menemukan kekurangan di lapangan.
“Kalau nanti sekiranya di venue ada kekurangan untuk persiapan pertandingan, kami berharap bisa langsung dikomunikasikan,” ujarnya.
Saidun mengatakan, Pemerintah Kota Tangerang Selatan sebagai tuan rumah akan berupaya memastikan berbagai kebutuhan pertandingan dapat dipenuhi dengan baik.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila dalam proses pengecekan masih ditemukan sejumlah kekurangan.
“Kami juga mohon maaf bilamana masih ada kekurangan-kekurangan dalam venue nantinya,” tuturnya.
Sementara itu, Wakil Ketua KONI Banten IV Deni Arisandi mengatakan monitoring venue dijadwalkan berlangsung selama dua hari.
Dari total 60 venue yang telah tersedia, sebanyak 30 lokasi akan diperiksa pada hari pertama.
“Monitoring ini dijadwalkan selama dua hari. Hari pertama ada 30 venue yang akan dimonitor dan besok 30 venue lagi,” kata Deni.
Puluhan venue tersebut tersebar di sejumlah lokasi di Kota Tangerang Selatan dan akan dicek oleh tim KONI Banten bersama perwakilan KONI kabupaten/kota se-Banten.
Deni meminta seluruh tim mengikuti arahan panitia selama proses pengecekan.
Ia juga menekankan pentingnya komunikasi antara tim monitoring dengan panitia atau tim lapangan Kota Tangerang Selatan.
“Nanti bapak ibu semua mengikuti arahan dari panitia untuk pengecekan venue-nya,” ujarnya.
Menurut Deni, apabila dalam proses monitoring ditemukan fasilitas yang masih membutuhkan perbaikan atau penyesuaian, hal tersebut dapat segera disampaikan kepada pihak terkait sehingga bisa ditindaklanjuti sebelum Porprov VII Banten dimulai.
“Ketika ada kekurangan, langsung komunikasikan,” pungkasnya. (HUMAS)




