Enam Atlet Petanque Cilegon Lolos Seleksi, Siap Perkuat Banten di Kejurnas 2026

KONI, CILEGON – Enam atlet Petanque asal Kota Cilegon berhasil lolos seleksi dan dipastikan masuk dalam skuat Provinsi Banten.

Mereka akan berlaga pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) FOPI DKI Jakarta 2026 yang akan digelar 12-19 Oktober 2026.

Keenam atlet tersebut terdiri dari empat putri dan dua putra, mereka akan bergabung dengan total 12 atlet yang dipilih untuk memperkuat Banten.

Ketua Umum Federasi Olahraga Petanque Indonesia (FOPI) Kota Cilegon, Fani Adhadi, mengatakan keberhasilan enam atlet tersebut menjadi capaian positi bagi pembinaan Petanque di Kota Cilegon.

“Banten itu mengirimkan enam putra dan enam putri, total 12 atlet. Enam diantaranya dari Cilegon, “ kata Fani saat dihubungi melalui telepon genggam, Senin 14 September 2026.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, enam atlet Cilegon yang lolos terdiri dari Fariska Ardana, Intan Pratiwi, Ajeng Jihandi, dan Wahyuni Agustina dari sektor putri.

Sementara dari sektor putra, dua atlet Cilegon yang berhasil masuk daftar terpilih adalah M Syafii Haidar dan Agung Febrianto.

Proses seleksi sendiri berlangsung di lingkungan Kantor Kecamatan Petir, di mana seleksi dilakukan melalui dua tahapan.

Pada tahap pertama, sebanyak delapan atlet mengikuti proses seleksi, hasilnya tujuh atlet dinyatakan lolos untuk mengikuti proses berikutnya.

Lalu di tahap kedua, dari tujuh atlet yang lolos tersebut, enam atlet berhasil terpilih sementara satu atlet gugur.

Fani mengatakan, para atlet Cilegon yang mengikuti seleksi sebelumnya memang telah dipersiapkan melalui latihan rutin.

“Alhamdulillah, atlet Cilegon bisa mewakili tim Provinsi Banten. Mereka memang sudah kami persiapkan melalui latihan rutin,” terangnya.

Menurut Fani, kesempatan tersebut menjadi hal positif bagi FOPI Kota Cilegon karena atlet maupun pelatih mendapatkan pengalaman di level nasional.

Persiapan menuju Kejurnas 

Setelah dinyatakan lolos, para atlet akan menjalani latihan di daerah masing-masing.

Mereka selanjutnya masih menunggu informasi mengenai jadwal training camp (TC) dari FOPI Banten.

Terkait hal ini, Fani berharap para atlet Cilegon yang memperkuat Banten tidak hanya sekadar ikut bertanding, tetapi mampu memberikan kontribusi prestasi.

“Harapannya atlet-atlet yang bisa mewakili Provinsi Banten itu bisa menyumbangkan medali untuk Provinsi Banten, dan khususnya untuk Kota Cilegon,” katanya.

Ia juga berharap pengalaman dai Kejurnas tersebut dapat menjadi bekal bagi para atlet untuk mengikuti agenda berikutnya, termasuk persiapan menghadapi Babak Kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (BK PON) 2027.

“Bisa terus mengikuti di ajang persiapan selanjutnya seperti BK PON yang akan dilaksanakan di 2027,” tutupnya. (HUMAS)

Scroll to Top