KONI, CILEGON – Komandan Kodim (Dandim) 0623/Cilegon Letkol Inf. Imam Buchori mendorong lahirnya bibit-bibit atlet bola voli putri melalui penyelenggaraan Semi Open Turnamen Bola Voli U-19 Putri Dandim Cup 2026 yang digelar di Lapangan Voli Serpihan, Kelurahan Lebak Gede, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon, Sabtu (1/8/2026).
Turnamen bertema “Smash Impianmu, Raih Masa Depanmu” itu diikuti 12 klub bola voli putri dari berbagai daerah dan menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Selain sebagai ajang kompetisi, kegiatan tersebut diharapkan menjadi wadah pembinaan atlet muda sekaligus memperkuat silaturahmi antarpelaku olahraga.
Dalam sambutannya, Letkol Inf. Imam Buchori menegaskan bahwa turnamen ini diselenggarakan untuk memberikan ruang bagi atlet-atlet muda mengembangkan kemampuan sekaligus menjaring calon atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Kota Cilegon di tingkat yang lebih tinggi.
“Melalui turnamen ini kita ingin melahirkan atlet-atlet muda berbakat, khususnya dari cabang olahraga bola voli putri. Semoga kegiatan ini menjadi jawaban atas kebutuhan pembinaan atlet dan mampu melahirkan generasi berprestasi di masa depan,” ujarnya.

Ia menilai olahraga menjadi salah satu jalan bagi generasi muda untuk meraih masa depan yang lebih baik. Menurutnya, banyak atlet berprestasi yang kemudian memperoleh kesempatan berkarier sebagai anggota TNI, Polri, maupun di berbagai instansi pemerintahan.
Karena itu, Dandim mengajak seluruh peserta untuk terus berlatih, disiplin, dan pantang menyerah dalam mengejar cita-cita.
“Kesuksesan memiliki banyak jalan, salah satunya melalui olahraga. Jika ingin meraih masa depan yang lebih baik, maka harus dibarengi dengan kerja keras, disiplin, dan semangat untuk terus berprestasi,” katanya.
Pada kesempatan itu, Dandim juga menyampaikan apresiasi kepada panitia penyelenggara, PBVSI Kota Cilegon, KONI Kota Cilegon, Disporapar Kota Cilegon, para sponsor, unsur Forkopimda, TNI-Polri, pemerintah kecamatan dan kelurahan, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya turnamen.
Menutup sambutannya, Letkol Inf. Imam Buchori mengingatkan seluruh peserta agar menjunjung tinggi sportivitas dan menerima hasil pertandingan dengan jiwa besar.
“Dalam pertandingan pasti ada yang menang dan ada yang kalah. Terimalah hasil dengan jiwa besar, hormati keputusan wasit, dan yakini bahwa yang menjadi juara adalah mereka yang berlatih lebih keras serta mampu menampilkan permainan terbaik,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kota Cilegon, Alawi Mahmud, mengapresiasi inisiatif Dandim 0623/Cilegon yang menggagas penyelenggaraan turnamen tersebut sebagai bentuk kepedulian terhadap pembinaan olahraga, khususnya bola voli putri.
Menurut Alawi, turnamen tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga media mempererat silaturahmi masyarakat dan seluruh insan olahraga di Kota Cilegon.
“Media yang kita gunakan hari ini memang turnamen bola voli, tetapi isi sesungguhnya adalah silaturahmi. Semata-mata untuk meningkatkan kedekatan dan mempererat hubungan batin antarsesama masyarakat Kota Cilegon,” ujarnya.

Alawi mengungkapkan, gagasan penyelenggaraan Dandim Cup telah dipersiapkan melalui komunikasi intensif bersama Dandim selama kurang lebih dua bulan hingga akhirnya dapat terlaksana.
Ia menilai tema “Smash Impianmu, Raih Masa Depanmu” memiliki makna mendalam sebagai penyemangat bagi atlet muda untuk terus mengejar prestasi melalui olahraga.
“Nilainya mungkin tidak seberapa, tetapi nilai sejarah dan pesan yang ditinggalkan akan sulit dilupakan. Tema ‘Smash Impianmu, Raih Masa Depanmu’ menjadi motivasi bagi anak-anak kita untuk terus mengejar cita-cita,” katanya.
Sebagai Ketua PBVSI Kota Cilegon, Alawi menegaskan pihaknya siap mendukung pengembangan olahraga bola voli dan cabang olahraga lainnya, terlebih seluruh insan olahraga saat ini tengah mempersiapkan diri menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Banten 2026.
Ia berharap kolaborasi antara TNI, pemerintah, organisasi olahraga, dunia usaha, dan masyarakat dapat terus terjalin guna menciptakan pembinaan atlet yang berkelanjutan. (HUMAS)




