KONI CILEGON,- Tekad kuat cabang olahraga pecak silat dibawah naungan Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Cilegon tentu bermental baja.
Bagaimana tidak, persiapan yang hanya terhitung singkat itu, sanggup menargetkan sebanyak 3 mendali emas pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) 2026.
Seperti halnya terlihat dalam latihan, meski di bulan Ramadhan Cabang Olahraga pencak silat ini tetap fokus latihan demi meraih mendali emas.
Meski pembinaan dilakukan dari nol, tim pelatih tetap memasang target tiga medali emas pada ajang olahraga pelajar tingkat provinsi tersebut.
Ketua Pelatih Pencak Silat Andre Febrian mengatakan, saat ini Pencak Silat Cilegon yang terdiri dari para siswa dan siswi SMP dan SMA, itu memasuki tahap persiapan umum atau TPU.
Katanya, fokus latihan masih pada pembentukan teknik dasar seperti tendangan, kuda-kuda, sikap tegak, serta peningkatan kondisi fisik atlet.
“Sekarang kita masih di tahap persiapan umum. Pembentukan teknik dasar dulu, nanti masuk ke persiapan khusus dan prakompetisi,” ujar pelatih menjelaskan.
Ia menerangkan, pasukan pencak silat yang dibinanya saat ini untuk mengikuti POPDA 2026 sebanyak 40 atlet dan mengikuti pembinaan intensif sejak Januari 2026.
Seleksi dilakukan berdasarkan regulasi usia POPDA, yakni kelahiran tahun 2009–2010.Mayoritas atlet yang diproyeksikan turun merupakan siswa kelas 2 SMA yang dinilai memiliki kematangan fisik dan mental bertanding.
“Kita tidak melihat sekolahnya, yang penting sesuai usia. Rata-rata kelas 2 SMA. Kalau kelas 1 SMP kita siapkan untuk POPDA berikutnya,” jelasnya.
Lebih lanjut, Andre menjelaskan, dalam latihan tersebut pihaknya membagi atlet menjadi dua kelompok, yakni tim untuk POPDA tahun ini dan tim pembinaan jangka panjang untuk event mendatang.
Optimisme Meningkat Setelah TC Dimulai
Pelatih mengakui, awalnya persiapan terasa berat karena tidak adanya pembinaan berjenjang seperti program sebelumnya.
Namun, katanya, optimisme mulai tumbuh setelah Training Center (TC) berjalan dan intensitas latihan meningkat.
“Kalau dulu ada pembinaan berjenjang, jadi kita tidak mulai dari nol. Sekarang memang mulai dari awal, tapi setelah TC berjalan dan melihat semangat anak-anak, kami optimis bisa bersaing,” katanya.
Jadwal Latihan Empat Kali SepekanLatihan rutin digelar setiap Senin, Selasa, Kamis, dan Sabtu.
Atlet juga diwajibkan menjalani latihan mandiri di luar jadwal tersebut, dengan hari Minggu sebagai waktu istirahat.
Memasuki bulan Ramadan, jadwal latihan tetap berjalan pada sore hari menjelang berbuka puasa
.“Ramadan tetap latihan sore sebelum berbuka. Intensitas tetap dijaga,” ujar pelatih.
Target Realistis: Tiga Medali EmasSementara itu, Sekretaris Jendral IPSI Cilegon Fatur R Sadely mengatakan, sebagai tuan rumah, IPSI Cilegon menilai POPDA 2026 menjadi momentum kebangkitan cabang pencak silat Cilegon.
Jika pada edisi sebelumnya hanya meraih satu medali emas, tahun ini target dinaikkan menjadi tiga emas.
“Target kita tiga emas. Kalau lebih itu bonus. Yang penting realistis dan maksimal,” tegasnya.
Meski demikian, ia berharap ke depan pemerintah daerah memperkuat pembinaan berjenjang agar regenerasi atlet berjalan sistematis dan tidak lagi bersifat mendadak.
POPDA 2026 dijadwalkan berlangsung pada Juni mendatang.
Dengan sisa waktu sekitar dua bulan, IPSI Cilegon terus memaksimalkan persiapan demi mengharumkan nama daerah di cabang pencak silat. (Humas)
