KONI, CILEGON – Sebanyak 2.429 atlet pelajar dari delapan kabupaten/kota di Provinsi Banten resmi bersaing memperebutkan prestasi pada POPDA XII dan Peparpeda IX 2026 yang dibukat di Stadion Geger Cilegon, Lingkungan Seruni, Kelurahan Kedaleman, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon, Kamis 11 Juni 2026.
Pembukaan ajang olahraga pelajar terbesar di Banten tersebut dihadiri Gubernur Banten Andra Soni, Kapolda Banten Irjen Pol Hengki, Ketua DPRD Banten Fahmi Hakim, serta sejumlah kepala daerah dari Kabupaten/kota se-Banten.
Dalam kesempatan itu, Gubernur Banten Andra Soni menegaskan bahwa POPDA dan Peparpeda bukan sekadar ajang kompetisi. Tetapi juga bagian dari proses pembinaan untuk menyiapkan generasi atlet berprestasi yang akan membawa nama Banten di tingkat nasional.
“Semoga POPDA dan Peparpeda 2026 berjalan baik, terlaksana baik, menghasilkan prestasi dan mewakili Banten dalam kegiatan POPNAS 2027,” kata Andra usai membuka kegiatan.
Menurutnya, pembinaan atlet harus dilakukan secara berkelanjutan karena kualitas atlet menjadi salah satu indicator daya saing suatu daerah.
“Pembinaan atlet merupakan suatu keharusan. Daya saing daerah salah satunya terlihat dari persaingan atlet,” ujarnya.
Andra juga mengingatkan pentingnya menjaga integritas dan sportivitas selama pelaksanaan pertandingan. Ia menegaskan keberhasilan penyelenggaraan tidak hanya menjadi tanggung jawab atlet, tetapi seluruh pihak yang terlibat.
“Ini tidak hanya melibatkan para atlet, tetapi juga seluruh komponen penyelenggara mulai dari panitia, wasit, penonton dan official. Semua dituntut menjaga integritas dan sportivitas agar penyelenggaraan berjalan dengan baik,” tuturnya.
Sementara itu, Walikota Cilegon Robinsar menyampaikan apresiasi kepada Pemprov Banten yang telah memberikan kepercayaan kepada Kota Cilegon sebagai tuan rumah POPDA XII dan Peparpeda IX 2026.
Robinsar memastikan Pemkot Cilegon akan mengoptimalkan seluruh fasilitas dan dukungan yang diperlukan aga pelaksanaan kegiatan berjalan lancer hingga selesai.
“Kami sebagai tuan rumah akan mengoptimalkan dan memaksimalkan segalanya agar pelaksanaan POPDA dan Peparpeda dapat berjalan lancer,” ujarnya.
Menurutnya, ajang tersebut menjadi momentum penting untuk melahirkan atlet-atlet masa depan yang mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional, terlebih Banten tengah bersiap menjadi tuan rumah PON bersama Lampung.
Terkait target kontingen Kota Cilegon, Robinsar mengaku optimistis daerahnya mampu bersaing dalam perebutan medali.
“Targetnya juara umum. Tapi kalau melihat situasi hari ini, minimal kami bisa masuk tiga besar,” tegasnya.
Di tempat yang sama, Kepala Dispora Banten Ahmad Syaukani menjelaskan sejumlah cabang olahraga telah lebih dulu dipertandingkan sebelum seremonial pembukaan, di antaranya bola basket dan sepak bola.
Berdasarkan hasil verifikasi peserta, jumlah atlet yang mengikut POPDA XII mencapai 2.429 orang. Para atlet tersebut didampingi oleh 410 pelatih dan 161 official selama pelaksanaan pertandingan. “Beberapa pertandingan sudah didahului seperti bola basket dan sepak bola. Berdasarkan hasil verifikasi, jumlah atlet yang mengikuti POPDA sebanyak 2.429 orang, didampingi 410 pelatih dan 161 official,” katanya. (HUMAS)




