POPDA XII Banten 2026 Resmi Ditutup, Andra Soni Dorong Atlet Pelajar Bidik PON hingga Olimpiade

KONI, CILEGON – Gubernur Banten Andra Soni secara resmi menutup POPDA XII Banten 2026 di Stadion Geger Cilegon, Kelurahan Seruni, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon, Rabu 17 Juni 2026. Pada ajang tersebut, Kota Tangerang kembali keluar sebagai juara umum dengan raihan 106 medali emas, 75 perak, dan 84 perunggu.

Penutupan POPDA XII Banten 2026 dihadiri kepala daerah se-banten, unsur forkopimda, pengurus KONI, pelatih, ofisial, serta ratusan atlet pelajar dari delapan kabupaten dan kota di Provinsi Banten.

Dalam sambutannya, Andra Soni menegaskan bahwa POPDA bukan sekadar ajang kompetisi olahraga, melainkan sarana pembinaan karakter, pengembangan potensi generasi muda, sekaligus instrument strategis untuk menjaring bibit atlet pelajar terbaik Banten.

“POPDA bukan sekadar ajang kompetisi, pekan olahraga pelajar daerah merupakan wahana pembinaan karakter, sarana pengembangan potensi generasi muda, sekaligus instrument strategis untuk menjaring bibit atlet pelajar terbaik Banten.

“POPDA bukan sekadar ajang kompetisi. Pekan olahraga pelajar daerah merupakan wahana pembinaan karakter, sarana pengembangan potensi generasi muda, sekaligus instrument strategis untuk menjaring bibit-bibit atlet pelajar terbaik yang akan menjadi kebanggaan provinsi Banten di masa mendatang,” ujarnya.

Ia mengingatkan para atlet peraih medali agar atidak cepat berpuas diri karena tantangan yang lebih besar masih menanti di tingkat nasional maupun internasional.

“Hari ini kalian adalah juara di antara kawan-kawan kalian se-Provinsi Banten. Ke depan kalian harus bersaing dengan atlet dari provinsi lain, bahkan negara lain. Semoga suatu saat nanti bisa mewakili Banten di PON 2032, mewakili Indonesia di SEA Games, Asian Games, bahkan Olimpiade,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dispora Banten Ahmad Syaukani melaporkan bahwa pelaksanaan POPDA XII Banten 2026 yang berlangsung sejak 11 Juni berjalan lancer, aman, dan sukses.

Menurutnya, berbagai dinamika yagn terjadi selama pertandingan masih berada dalam koridor sportivitas dan semangat kompetisi untuk meraih prestasi terbaik.

“Alhamdulillah penyelenggaraan POPDA XII Banten 2026 ini secara umum berjalan lancer, aman, dan sukses,” ujarnya.

Berdasarkan hasil akhir perolehan medali, Kota Tangerang menempati posisi pertama dengan 106 emas, 75 perak, dan 84 perunggu. Posisi kedua diraih Kota Tangerang Selatan dengan 60 emas, 71 perak, dan 61 perunggu. Kabupaten Tangerang berada di peringkat ketiga dengan 50 emas, 56 perak, dan 61 perunggu.

Tuan rumah Kota Cilegon menempati posisi keempat dengan raihan 35 emas, 40 perak, dan 58 perunggu. Selanjutnya Kota Serang berada di posisi kelima dengan 28 emas, 19 perak, dan 39 perunggu, Kabupaten Lebak, 15 emas, 25 perak, dan 57 perunggu, Kabupaten Pandeglang 12 emas, 10 perak, dan 56 perunggu, serta Kabupaten Serang di posisi kedelapan dengan 8 emas, 18 perak, dan 31 perunggu.

Pada kesempatan tersebut, Ahmad Syaukani juga mengumumkan atlet peraih medali emas terbanyak. Predikat itu diraih Putri Aulia dari Cabor dayung Kota Tangerang yang berhasil mengoleksi lima medali emas dan satu medali perunggu.

Selain mengumumkan hasisl akhir pertandingan, Pemprov Banten menetapkan Kabupaten Tangerang sebagai tuan rumah POPDA XIII dan Peparpeda X Banten 2028.

Di hadapan para peserta, Wali Kota Cilegon Robinsar menyampaikan apresiasi kepada Pemprov Banten atas dukungan yang diberikan selama pelaksanaan POPDA XII Banten 2026.

“Atas nama Pemkot Cilegon, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Pak Gubernur dan jajarannya yang telah mendukung kami hingga gelaran ini selesai dilaksanakna,” katanya.

Ia menilai keberhasilan penyelenggaraan POPDA XII dan Peparpeda Banten 2026 merupakan hasil kerja bersama seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah, panitia, pelatih, ofisial, atlet, hingga masyarakat.

Robinsar juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama pelaksanaan kegiatan masih terdapat kekurangan dalam pelayanan maupun penyelenggaraan. “Kami mengucapkan mohon maaf yang sebesar-besarnya apabilan dalam gelaran ini masih terdapat kekurangan yang mungkin belum berkenan di hati. Namun dengan segala keterbatasan yang ada, kami telah berupaya memberikan yang terbaik,” tuturnya. (HUMAS)

Scroll to Top