KONI, CILEGON – Sebanyak 639 atlet dari 59 cabang olahraga mengikuti tes fisik yang digelar Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Cilegon di Stadion Gelora Geger Cilegon, Selasa (7/7/2026). Kegiatan ini menjadi tahapan awal untuk memetakan kondisi fisik atlet sebelum tampil pada Porprov VII Banten 2026 di Kota Tangerang Selatan.
Tes fisik dibuka oleh Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Cilegon, Sakri Jasiman, serta dihadiri Ketua KONI Kota Cilegon Irfan Ali Hakim, jajaran pengurus KONI, pelatih, tester, dan para atlet.
Ketua Pelaksana Tes Fisik, Nova Suhendar, mengatakan tes fisik merupakan bagian penting dalam proses pembinaan atlet. Melalui kegiatan tersebut, KONI dapat memperoleh gambaran objektif mengenai kondisi fisik setiap atlet sehingga program latihan yang disusun pelatih dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing cabang olahraga.

“Prestasi olahraga tidak hanya ditentukan oleh teknik dan strategi, tetapi juga kondisi fisik. Karena itu, hasil tes ini menjadi bahan evaluasi agar program latihan lebih efektif dan tepat sasaran,” ujar Nova.
Ia menjelaskan, pelaksanaan tes fisik melibatkan 32 panitia* dan 25 tester. Seluruh peserta akan menjalani serangkaian pengujian sebagai tolok ukur kesiapan menghadapi Porprov VII Banten yang dijadwalkan berlangsung pada 15–23 November 2026.
Sementara itu, Ketua KONI Kota Cilegon, Irfan Ali Hakim, meminta seluruh atlet mengikuti tes dengan sungguh-sungguh. Menurutnya, hasil tes fisik akan menjadi salah satu dasar dalam mengevaluasi kesiapan atlet sebelum memperkuat kontingen Kota Cilegon.
“Kalian harus percaya diri. Datang ke sini bukan hanya mengikuti tes, tetapi membuktikan bahwa kalian siap membawa nama baik Kota Cilegon di Porprov nanti,” katanya.

Irfan juga mengingatkan para tester agar menjalankan tugas secara profesional dan objektif.
“Lakukan penilaian apa adanya. Jangan ada intervensi dalam bentuk apa pun. Kita ingin atlet yang benar-benar siap untuk mewakili Kota Cilegon,” tegasnya.
Ia menambahkan, KONI Cilegon telah menyiapkan program pembinaan berkelanjutan bagi atlet berprestasi. Atlet yang berhasil meraih medali emas di Porprov akan diprioritaskan mengikuti Program Pelatihan Jangka Panjang (PJP) mulai 2027. Selain itu, Pemerintah Kota Cilegon juga telah menyiapkan bonus sebagai bentuk apresiasi bagi atlet yang berhasil mengharumkan nama daerah.
Di kesempatan yang sama, Kepala Disporapar Kota Cilegon, Sakri Jasiman, mengapresiasi pelaksanaan tes fisik sebagai langkah awal mempersiapkan kontingen menuju Porprov VII Banten.
Menurutnya, keberhasilan seorang atlet tidak hanya ditentukan oleh kekuatan fisik, tetapi juga kemampuan teknik, mental bertanding, dan semangat juang.

“Fisik memang penting, tetapi harus didukung teknik, mental, dan disiplin selama menjalani latihan. Semua itu menjadi bekal untuk meraih prestasi,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan para atlet agar mengikuti seluruh rangkaian tes sesuai kemampuan masing-masing dan tidak memaksakan diri apabila kondisi tubuh kurang prima. (HUMAS)




