KONI Cilegon Siapkan PJP, Atlet Berprestasi Dapat Insentif Bulanan Mulai 2027

Ketua KONI Kota Cilegon Irfan Ali Hakim, mengatakan program tersebut menyasar atlet peraih medali di berbagai ajang, seperti Porprov dan POPDA. Melalui PJP, atlet dan pelatih akan mendapatkan pembinaan berkelanjutan disertai insentif bulanan.

“PJP ini untuk menjaga kesinambungan prestasi sekaligus mencegah atlet berpindah ke daerah lain. Atlet berprestasi akan kami bina jangka panjang dan diberikan insentif rutin,” ujar Irfan saat menghadiri Musyawarah Persaudaraan Kota (Muperkot) Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (Perkemi) Kota Cilegon 2026, di Sekolah Peradaban Kota Cilegon, Sabtu 2 Mei 2026.

Ia menjelaskan, kebijakan tersebut merupakan respons atas fenomena pembinaan jangka pendek yang kerap berujung pada perpindahan atlet ke daerah lain. Dengan system jangka panjang, KONI ingin memastikan atlet tetap berada dalam ekosistem pembinaan Kota Cilegon.

“Selain PJP, KONI juga akan mengaktifkan kembali program pembinaan menghadapi POPDA melalui kolaborasi dengan Dinas Pemuda dan Olahraga. Dua program ini akan menjadi pilar utama peningkatan prestasi olahraga daerah,” terangnya.

Irfan menambahkan, jumlah cabang olahraga di Cilegon yang kini mencapai lebih dari 50, bahkan berpotensi hingga 60 cabang. Ini menuntut penguatan tata kelola organisasi dan strategi pembinaan yang lebih terarah.

Untuk diketahui, Muperkot Perkemi Kota Cilegon sendiri digelar di Sekolah Peradaban Cilegon, Sabtu (2/5/2026). Agenda ini menjadi momentum penting dalam menentukan arah organisasi melalui pemilihan pengurus baru periode 2026–2030.

Ketua Perkemi Kota Cilegon terpilih, I Dewa Gede Suwardana, menjelaskan bahwa Muperkot merupakan agenda wajib organisasi yang dilaksanakan setiap empat tahun sekali sebagai bagian dari regenerasi kepengurusan.

“Untuk Muperkot ini adalah kegiatan wajib dalam rangka pergantian pengurus. Hari ini kami melaksanakan untuk pergantian periode 2022–2026 dan akan memilih kepengurusan baru,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus sebelumnya serta panitia yang telah mempersiapkan kegiatan tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada pengurus sebelumnya dan panitia. Mudah-mudahan kegiatan Muperkot ini berjalan lancar dan menghasilkan keputusan terbaik untuk kemajuan Perkemi Cilegon,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Dewan Penasihat Perkemi Kota Cilegon, Amal Irfanudin, menilai perkembangan cabang olahraga kempo di Cilegon dan Provinsi Banten menunjukkan tren positif. Kempo bahkan menjadi salah satu andalan daerah dalam menyumbang medali.

“Pada kejuaraan sebelumnya, kempo bisa meraih hingga 10 medali emas dan 10 perak. Ini menunjukkan kempo sudah menjadi cabang unggulan,” ujar Amal.

Ia juga menyatakan dukungan penuh terhadap program PJP yang digagas KONI Kota Cilegon. Menurutnya, pembinaan berjenjang perlu diperkuat mulai dari tingkat pelajar hingga mahasiswa untuk menciptakan atlet berkualitas.

“Kami siap mendukung PJP. SDM atlet sudah disiapkan dari SD, SMP, SMA, hingga nanti ke perguruan tinggi,” katanya.

Namun demikian, Amal menyoroti keterbatasan fasilitas latihan yang dinilai belum memadai. Ia mencontohkan gedung latihan di kawasan Seruni yang masih membutuhkan perbaikan di bagian dalam.

“Fasilitas harus jadi perhatian. Gedung latihan secara luar bagus, tapi di dalam masih perlu pembenahan agar atlet bisa berlatih maksimal,” ujarnya.

“Saya berharap pemerintah daerah dapat meningkatkan dukungan terhadap sarana dan prasarana olahraga, termasuk dari sisi anggaran, guna menunjang pembinaan atlet secara berkelanjutan,” tambahnya. (HUMAS)

Scroll to Top